SEMINAR PENELITIAN TINGKATKAN MUTU DOSEN STKIP AGAMA HINDU AMLAPURA

Dosen STKIP Agama Hindu Amlapura unjuk kemampuan akademik dalam seminar penelitian yang diselenggarakan pada 11 s.d. 12 November 2016 di Ruang Seminar STKIP Agama Hindu Amlapura. Pada kesempatan tersebut disajikan 2 (dua) judul penelitian. Yang pertama berjudul Pengembangan Media Interaktif Berbasis Kearifan Lokal (Medikal) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di Sekolah Dasar dan yang kedua berjudul Wisata Edukasi bagi Generasi Muda Hindu melalui Program Riset Besakih.
Penyelenggaraan seminar hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para dosen di lingkungan STKIP Agama Hindu Amlapura, bagi LPPM STKIP Agama Hindu Amlapura, dan bagi lembaga STKIP Agama Hindu Amlapura. Hal itulah yang diungkapkan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Drs. I Wayan Dwija, M.Pd. saat dijumpai dalam acara pembukaan seminar. “Bagi Dosen STKIP Agama Hindu Amlapura, kegiatan seminar ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para dosen terkait dengan kegiatan publikasi ilmiah yang sangat gencar diwacanakan dewasa ini untuk menunjang kenaikan jabatan akademik dosen yang bersangkutan,” ujarnya. “Keberhasilan para dosen dalam bidang penelitian melalui publikasi ilmiah (seminar hasil penelitian) tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan dan peningkatan mutu di STKIP Agama Hindu Amlapura, terutama mutu di bidang penelitian,” tambahnya.
Hal itu memang benar karena sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2013 tentang Guru dan Dosen, dosen merupakan tenaga pendidik yang profesional yang mengemban tiga tugas utama atau tri dharma perguruan tinggi, yakni melaksanakan pengajaran/pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Idealnya, ketiga dharma tersebut haruslah dilakukan secara seimbang karena ketiganya memiliki keterkaitan yang erat dan saling berpengaruh. Dalam artian dharma yang pertama (kegiatan pengajaran) berpengaruh terhadap dharma yang kedua (kegiatan penelitian) dan berpengaruh pula pada dharma yang ketiga (kegiatan pengabdian). Maksudnya, hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen dapat menunjang kegiatan pembelajaran/pendidikan dan pengabdian masyarakat melalui pembaruan-pembaruan sesuai temuan-temuan yang diperoleh dalam penelitian.